Sabtu, 01 Januari 2011

Cinta Bak Duri

mungkin aku terlalu bodoh untuk mengerti
mungkin aku juga terlalu egois untuk meninggalkanmu
mungkin aku tak sengaja juga menyakiti
andai aku tau isi hatimu
andai kesempatan itu datang lagi untukmu
sekarang tak mungkin bagiku untuk memberimu kesempatan karena bagiku itu salah
bahkan menyentuh bayangmu aku tak ingin
sekarang aku terpuruk dalam jurang sesalku
Entah kenapa,cintamu hanya membuat sesak dalam dadaku
aku tau cinta ini sudah tak laku
biarkan cinta ini menjadi bebanku
aku tak peduli
meski menghambat jalanku
aku tahu mencintaimu itu tak pasti
bagai duri yang menyanyat hati
biarlah berlalu ku tak ingin mengungkit lagi……….

CINTA BASI

memang cinta itu indah kawan….
Tapi jangan lupa. Cinta itu tak harus memilki. Kita harus hati hati. Kata kata ini bukan berita basi. Dan takkan pernah basi.
meski manusianya sudah basi bahkan lebih basi dari nasi yang basi.

Ingatlah bagaimana saat kau diduakan???? Sakit pastinya
Terus saat kau mencintai dia tiba tiba di putusin sakit pastinya…. Ya kan????????
Tapi kalian kadang pacaran tak tahu aturan!!!! Apalagi yang beragama islam. Gara gara pacaran jadi hamil. Uppss… pelecehan itu dengan agama.
Kalian tahu sendirikan???? Pacaran yang benar tuh bagaimana!!!apalagi yang seperti kita yang masih ABG atau ranum ranumnya bunga mekar . Pacaran saja dah berani senggol senggolan . Padahalkan belum muhrim. Dan saranku hati hati kawan karena tak selamanya indah tapi juga bisa basi!!!!!!!!!!!!!!!!!

Jerit Pohon yang Tak Berdosa

Pohonmu ranum
Namun daunmu kering berguguran, rantingmu kurus
Padahal…
kau tumbuh di atas tanah subur
penuh pupuk, air pun juga tak kurang
Engkau pohon-pohon muda
cintamu mulia
mengubah kepengapan masa
menghalau pencemaran udara
pemersatuan korupsi,kolusi juga Nepotisme
dan kebobrokan mental
akan tetapi, sungguh malang
akar-akarmu terhimpit batu-batu sombong
batu-batu angkuh yang mengandalkan kekuasaan
Engkau kering
mati
dan tumbang
lalu membusuk
Membusuk pun kau tidak akan jadi pupuk
engkau malah jadi sampah
yang tercampakkan
terbuang
sia-sia

KEPUTUSAN

Cinta adalah tawa
Cinta adalah nafsu
Cinta adalah lara
Cinta juga pembawa duka
Yang berderai di antara bintang gemintang
Cinta adalah tawa
Yang merona antara bulan berderang
Cinta adalah nafsu
Yanf tumbuh subur di antara bunga bangkai bermahkota
Cinta adalah lara
Sedang taman aneka kembang
Cinta adalah air mata
Kau pergi begitu saja
Dan kau goreskan sembilu di hatiku
Sedang kau pergi tanpa dosa
Sedang hati ini meronta
Dasar lelaki tak berbiadab

Pengharapan

Setangkai tulip putih
Kupersembahkan kepadamu,
Bukan sebagai tanda cinta
Dan juga lambang cinta
Kubiarkan dia sia sia
Biarlah dia tercampakkan
Asal bukan hatiku
Yang putus harapan
Setangkai tulip putih
Bukan tanda cinta
Karena cintaku padamu
Hanya sebatas saudara
Takkan kering dan layu
Oeh waktu beradu padu
Pengharapanku padamu
Kubiarkan abadi
Maka ijinkan aku untuk menyayangimu
Tak lebih seorang kakak

Doa Malamku

Gelap gulita langit malam
Berikan keheningan
Dalam suatu kesunyian
Kutengok bulan khusuk sembahyang
Dalam keheningan
Kupacu hasratku sujud pada-Mu
Nyalakan sinar dalam jiwaku
agar aku tahu jalan
Segala keangkuhan adalah kebinasaan cinta padamu
Hanya bermuara pada-Mu
Adalah hal yang membuatku lebih tenang
Menghadapi apapun rintangan
Dan jika aku dipanggil
Ku hanya bisa meminta 2 permintaan
Tuhan……
Ampuni aku
Dan aku akan senang jika engkau mengabulkannya
Hanya ………
Pertemukanlah aku dengan budheku Tuhan……..
Tuhan ….
Mencintai-Mu adalah siksa
Medmbenci mu juga dosa
Melihat di telaga-Mu
wajahku penuh dosa
Sebab kasih-Mu tetap kudekap erat

PURWAKARTA

Bun … yanda ingatlah
Dulu, dirumah kita dari kayu berplitur coklat mengkilat
Belakang rumah kita kali bening selalu kugunakan main brsama Rara dan sandra
Kami bertiga selalu cari debog
Lalu menungganginya
Main perahu perahunan dengan pepelah pisang
Sandra tertawa dengar celotehhku Yah… karena aku celat s dan r
Betapa bahagia kita
Kenanglah
Kali bening dan perahu perahuan milikku lucu
Bentuknya tak karuan
Gembira dan bahagia punya kita
Bunda …yanda
Alangkah berat untuk meninggalkannya Dan kini 10 tahun kita tak pernah kunjung kesana
Tinggalkan semua,tinggalkan desa dulu
Lambaian nyiur kelapa
sambut kepergian kita
tinggalkan desa menuju desa terpencil GUBUG.
Akan selalu kurindukan Sandra dan Rara


4 Novemver 2010